Turki menekankan tak seorang pun berhak komentari kebebasan beragama di TurkiREPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Kamis mengatakan situs bersejarah Hagia Sophia di Istanbul "bukan urusan internasional, tetapi masalah kedaulatan nasional." Cavusoglu menanggapi perdebatan baru-baru ini tentang kemungkinan pembukaan kembali Hagia Sophia sebagai masjid, dia mengatakan situs populer itu awalnya adalah sebuah masjid setelah Sultan Ottoman Muhammad al-Fatih menaklukkan Konstantinopel atau Istanbul. Menlu Turki menekankan bahwa tak seorang pun berhak mengomentari kebebasan beragama di Turki, dia menyoroti langkah-langkah kemajuan yang diambil pemerintah dalam 20 tahun terakhir terhadap berbagai minoritas di negara itu. Menteri Turki Cavusoglu juga mengecam Amerika Serikat (AS) atas Laporan 2019 tentang Kebebasan Beragama Internasional yang diterbitkan negara itu baru-baru ini. Menteri Turki menanggapi situasi seperti itu sebagai sebuah rasa kebencian terhadap Turki dengan membuka perdebatan tentang Hagia Sophia yang sudah ditaklukkan 567 tahun lalu.
Source: Republika June 13, 2020 18:11 UTC