REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan pada Jumat (2/1/2025) malam waktu setempat bahwa pihaknya telah menyelesaikan penarikan seluruh pasukannya dari Yaman. Dalam pernyataannya, Kementerian Pertahanan UEA mengatakan seluruh personel militer Emirat telah kembali dari Yaman, dengan berkoordinasi bersama para mitra terkait. Penarikan pasukan tersebut merupakan pelaksanaan dari keputusan yang sebelumnya telah diumumkan untuk mengakhiri misi kontra terorisme yang tersisa di Yaman. Langkah UEA itu diambil menyusul munculnya keretakan hubungan dengan Arab Saudi, yang menuduh Abu Dhabi mendorong pasukan STC untuk melakukan operasi militer di sepanjang perbatasan selatan kerajaan tersebut di Hadhramaut dan Al-Mahra. UEA telah menjadi anggota koalisi Arab pimpinan Arab Saudi sejak 2015 untuk mendukung legitimasi di Yaman, mendukung upaya internasional dalam memerangi organisasi teroris, serta membantu mewujudkan keamanan dan stabilitas di negara Yaman yang bersaudara, tambah pernyataan Kementerian Pertahanan UEA.
Source: Republika January 03, 2026 13:23 UTC