TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Malaysia melaksanakan audit forensik terhadap seluruh perusahaan yang memiliki izin produksi paket minyak goreng bersubsidi. Audit dilakukan untuk memastikan tidak ada produsen yang terlibat aktivitas penyelundupan dan mencegah kebocoran subsidi. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Khusus Jihad Melawan Inflasi Annuar Musa mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan guna mengawasi jumlah produksi bahan baku. "Saya di sini ingin menekankan bahwa jika seluruh pihak tidak kooperatif dan (kami) menemukan bahwa mereka masih menyelundupkan minyak goreng bersubsidi, kami tidak punya pilihan selain mengubah seluruh sistem," kata Annuar, Ahad, 24 Juli 2022. Pemerintah Malaysia mengeluarkan subsidi minyak goreng hingga 4 miliar ringgit per tahun.
Source: Koran Tempo July 24, 2022 08:40 UTC