Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua dan berbagai organisasi lainnya aksi menuntut penentuan nasib sendiri bagi rakyat Papua Barat (referendum) dan pembebasan tahanan politik Papua di bundaran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. (TEMPO/Shinta Maharani)TEMPO.CO, Jakarta - Dalam satu pekan terakhir, mahasiswa di pelbagai universitas ramai-ramai menyampaikan dukungan untuk tujuh mahasiswa Papua yang dituntut hukuman berat di Pengadilan Negeri Balikpapan, Kalimantan Timur, atas tuduhan makar. Pegiat HAM dan aktivis Papua Veronica Koman mengajak mahasiswa bersolidaritas terhadap tujuh pemuda Papua yang didakwa makar itu. Menurut Veronica Koman, tingginya tuntutan terhadap tujuh pemuda Papua itu merupakan upaya pembungkaman atas kebebasan berekspresi dan berpendapat. Berikut diskusi mahasiswa dan pernyataan sikap yang menunjukkan dukungan terhadap persoalan hukum tujuh pemuda Papua.
Source: Koran Tempo June 13, 2020 02:15 UTC