London, Beritasatu.com- Perusahaan jasa transportasi daring, Uber tidak akan diberikan lisensi baru untuk beroperasi di London, Inggris. Pada Selasa (26/11), otoritas Transport for London (TfL) menyatakan tindakan itu diambil karena Uber berulang kali gagal menjamin keselamatan. London adalah salah satu dari lima pasar utama Uber di dunia dan memiliki sekitar 45.000 pengemudi di kota tersebut. Jika bandingnya tidak berhasil, beberapa orang berpikir pengemudi Uber akan pindah ke perusahaan berbagi tumpangan saingannya seperti Bolt dan Kapten. Kelalaian Uber termasuk perubahan pada sistem Uber yang memungkinkan pengemudi yang tidak sah mengunggah foto mereka ke akun driver Uber lainnya.
Source: Suara Pembaruan November 28, 2019 01:07 UTC