NILAI tukar rupiah anjlok ke level Rp 16.956 per dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan kemarin, Selasa, 21 Januari 2025. Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memaparkan selama sebulan nilai tukar rupiah turun signifikan. Mata uang rupiah makin mendekati Rp 17.000 per dolar AS dan telah melemah terhadap dolar pada periode pertengahan Desember 2025 sampai pertengahan Januari 2026. Peneliti LPEM FEB UI Teuku Riefky menjelaskan setidaknya ada tiga penyebab dolar AS menguat sedangkan rupiah makin melemah. “Faktor-faktor global dan domestik ini membantu menjelaskan mengapa Rupiah melemah meskipun arus portofolio tetap positif selama periode ini,” ucap Riefky.
Source: Koran Tempo January 21, 2026 05:12 UTC