© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO fotoTEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Keuangan atau Kemenkeu menanggapi perihal isu kenaikan batas atas debt ceiling atau plafon utang di Amerika Serikat. Menurut Kemenkeu, isu tersebut belum berdampak pada pasar keuangan global, termasuk Indonesia. Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Suminto mengatakan isu debt ceiling di Amerika Serikat terkait dengan situasi politik di sana. Hal tersebut menandakan tidak atau belum dilihatnya dampak dari isu debt ceiling di AS. Ia mencatat, hingga per 21 Mei 2023 itu sudah positif kembali ke Rp 1,43 triliun secara month to date (mtd).
Source: Koran Tempo May 23, 2023 14:26 UTC