JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami kedekatan antara Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Nurdin Abdullah dengan pengusaha alat kesehatan, Imelda Obey dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pengadaan proyek infrastruktur di Pemprov Sulsel. KPK menduga, kedekatan antara Imelda dan Nurdin berkaitan dengan proyek pekerjaan di Pemprov Sulsel. “Dikonfirmasi antara lain terkait dugaan hubungan kedekatan antara saksi dengan tersangka NA (Nurdin Abdullah) untuk bisa mendapatkan proyek pekerjaan di Pemprov Sulsel. Mereka diantaranya, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Sekdis PUTR Pemprov Sulsel Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba Agung Sucipto. Kemudian pada pertengahan Februari 2021, Nurdin Abdullah melalui Samsul Bahri (ajudan NA) menerima uang Rp 1 miliar dan pada awal Februari 2021, Nurdin Abdullah juga melalui Samsul Bahri menerima uang Rp 2,2 miliar.
Source: Jawa Pos March 26, 2021 04:41 UTC