JawaPos.com - Janji manis Andi, seorang petani di salah satu desa Kota Pekanbaru telah membuat masa depan Mawar (bukan nama sebenarnya) sirna. Pasalnya dia telah menodai perempuan yang masih tercatat sebagai pelajar di salah satu sekolah di Kota Pekanbaru. Semua itu terjadi karena mulut manis Andi yang menjanjikan akan menikahi perempuan 16 tahun tersebut. Menurut keterangan Tujo Jisekhi, kejadian tersebut bermula ketika adiknya yang masih berstatuskan pelajar berinisial MA dengan Andi telah saling kenal. Berdasarkan pengakuan korban perbuatan tersebut telah dilakukan sebanyak tiga kali, Selasa (4/4) lalu sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Yos Sudarso Sudarso.
Source: Jawa Pos June 14, 2017 20:37 UTC