Komposisi kader dari parpol pun meningkat dari 13 kader parpol pada kabinet kerja jilid I menjadi 14 kader pada kabinet terbaru (27/7). Beberapa manuver politik yang dianggap publik sebagai upaya parpol untuk melanggengkan kekuasaan mereka sempat terlihat ketika pembuatan undang-undang terkait pemilu atau pilkada. Jumlahnya 5 dari PDI-P, 3 dari PKB, 2 dari Nasdem, dan masing-masing satu dari Hanura, PPP, Golkar, dan PAN. Namun, penerimaan responden terhadap langkah Jokowi ini tidak sepenuhnya diikuti dengan keyakinan bahwa kader kedua parpol ini akan loyal kepada Presiden hingga masa pemerintahan ini berakhir. Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar hingga saat ini merupakan dua partai politik terakhir yang bergabung ke barisan pemerintahan Jokowi-Kalla.
Source: Kompas August 02, 2016 02:26 UTC