Namun, mendukung Risma bukan tanpa resiko bagi PDI-P. Risma dinilai sebagai figur yang bisa mendongkrak perolehan suara PDI-P di Jawa Timur. Sementara itu, dukungan terhadap Risma untuk maju di Jakarta terus bergulir. Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi mengungkapkan, meskipun Risma bisa menjadi rival Ahok, PDI-P masih memiliki banyak pertimbangan sebelum memboyong Risma ke Jakarta. Hugo menyadari bahwa Risma harus meninggalkan posisinya di Surabaya jika ia harus ke Jakarta. Jika PDI-P kalah di DKI, PDI-P akan mengalami kerugian dua kali.
Source: Kompas August 02, 2016 02:20 UTC