REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keputusan Indonesia masuk dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Amerika Serikat menuai kontroversi. Pakar Hubungan Internasional Universitas Nasional Hendra Maulana Saragih mengatakan Indonesia sebagai bagian dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) perlu waspada terhadap benturan kepentingan antarnegara di tengah konflik global. Di tengah konflik global antara Iran dengan Israel-Amerika Serikat, 65 tokoh dan 70 lebih organisasi sipil mendesak Indonesia untuk keluar dari BoP. Hendra menjelaskan desakan tersebut dapat menjadi masukkan untuk Indonesia meninjau kembali komitmen menjaga perdamaian di tengah konflik saat ini. "Justru ini momen benar, momen besar untuk Indonesia berpikir ulang," ujarnya.
Source: Republika March 03, 2026 03:58 UTC