REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan, operasi militer AS terhadap Iran bisa berlangsung empat pekan atau kurang. Iran ingin memulai perundingan setelah operasi AS, kata Trump, seraya menambahkan bahwa Teheran "seharusnya berbicara pekan lalu, bukan pekan ini." Iran juga melakukan blokade terhadap Selat Hormuz yang merupakan titik vital distribusi minyak dunia. Dengan demikian, dia menyampaikan Selat Hormuz menjadi titik krusial dalam konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. "Jika Iran menutup Selat Hormuz, harga minyak akan naik hingga 50 persen," ucapnya.
Source: Republika March 03, 2026 03:31 UTC