REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ibnu Sina atau Avicenna memiliki nama lengkap Abu Ali al Huseyn bin Abdullah bin Hassan Ali bin Sina. Kiprah gemilang Ibnu Sina di jagat ilmu pengetahuan berakhir ketika ia wafat pada Juni 1037 di Hamadan, Iran. Karya-karya Ibnu Sina pernah disatukan dalam satu buku besar berjudul Essai de Bibliographie Avicenna yang disusun oleh Pater Dominican di Kairo. Berkat melayani orang sakit, Ibnu Sina pun menemukan metode-metode baru dalam perawatan. Ibnu Sina baru berusia 22 tahun ketika sang ayah wafat.
Source: Republika May 30, 2016 23:03 UTC