BPPTKG mencatat ada 108 kali gempa guguran Gunung Merapi. REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi di perbatasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami 108 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Sabtu (1/1) pukul 00.00-24.00 WIB. Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, mengatakan selain gempa guguran, pada periode pengamatan itu juga tercatat lima kali gempa hybrid atau fase banyak, enam kali gempa embusan, serta satu kali gempa vulkanik dangkal. Pada periode pengamatan itu, tercatat tiga kali guguran lava pijar keluar dari gunung itu dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah barat daya. Sementara itu, berdasarkan hasil analisis morfologi pada periode 24 sampai 30 Desember 2021, teramati penurunan tinggi kubah lava barat daya Merapi mencapai 3 meter.
Source: Republika January 02, 2022 17:42 UTC