Sebuah gedung di Provinsi Guangdong diduga menjadi markas intelijen Cina untuk mengarahkan peretasan ke berbagai negara. NewsTEMPO.CO, Guandong - Sebuah gedung di Provinsi Guangdong menjadi sorotan pemerintah Amerika Serikat karena diduga menjadi lokasi petugas intelijen Cina untuk mengatur proses peretasan komputer secara global. Salah satu petugas intelijen di sini mengarahkan peretas dari Cina bernama Li Xiaoyu, 34, meretas layanan email dari kelompok Hak Asasi Manusia Myanmar. Dia memberikan semua informasi hasil peretasan kepada petugas intelijen dari kementerian Keamanan Negara Cina. Cina meminta agar Amerika Serikat menghentikan tudingan soal peretasan komputer ini karena dianggap mencemarkan nama baik.
Source: Koran Tempo July 22, 2020 12:33 UTC