TEMPO.CO, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong perusahaan-perusahaan teknologi rintisan alias tech startup untuk melakukan Penawaran Umum Perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Pasar Modal Indonesia. “Perusahaan teknologi startup sudah memperlihatkan kinerja yang baik, berkontribusi dalam perekonomian dan terbukti membantu kesejahteraan masyarakat, bahkan tetap bisa tumbuh di masa pandemi. Misalnya, perusahaan startup layanan jasa antar penumpang atau barang dan lain-lainnya” ujar Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani dalam keterangan tertulis, Jumat, 26 Maret 2021. Dua perusahaan dengan IPO terbesar sepanjang sejarah pun, kata dia merupakan perusahaan tech startup, yaitu Alibaba dan Facebook. Dengan tercatat di bursa, perusahaan teknologi rintisan nasional juga diharapkan bisa unjuk gigi bersaing di kancah internasional.
Source: Koran Tempo March 26, 2021 04:41 UTC