JawaPos.com - Dokter Umum Emergency Rumah Sakit Abdi Waluyo, Ardianto menyebut bahwa ada pemasangan infus pada Wayan Mirna Salihin. Pasalnya, menurut Otto, pemasangan infus yang dimaksud Ardianto tak tertuang dalam rekam medis yang dibuatnya dan ditandatangani Direktur Utama RS Abdi Waluyo, Doktor Sutrisno. "Seperti halnya pemasangan infus, ini juga tak tertuang di rekam medis. Dalam penjelasannya, Ardianto mengaku bahwa rekam medis tidak dikurangi atau ditambahi. Dia mengakui bahwa rekam medis Mirna dibuat olehnya dan langsung disampaikan ke dokter Sutrisno selaku direktur utama RS Abdi Waluyo.
Source: Jawa Pos August 29, 2016 12:45 UTC