Menurut dia, 100 orang di antaranya anggota pasukan pengamanan. "Ada 79 anggota yang rawat jalan, 22 anggota di rawat inap di RSPAD, di luar yang 100 tadi," kata Boy dalam jumpa pers di Mabes Polri, Sabtu, 5 Oktober 2016. Terkait dengan jumlah detail korban massa ataupun anggota kepolisian, Boy mengaku belum bisa menjabarkan karena masih menunggu data dari tim medis. "Masih ada 11 orang, ada yang ketusuk perutnya, ada lukanya, ada kepalanya bocor," tuturnya. Tercatat ada satu orang korban tewas, sedangkan ratusan lain terkena dampak lontaran gas air mata.
Source: Koran Tempo November 05, 2016 09:22 UTC