TEMPO.CO, Jakarta - Para ilmuwan di University of Nebraska-Lincoln, Amerika Serikat, mengatakan politik dapat membuat orang stres. Studi sebelumnya hanya berfokus pada hubungan politik dengan biaya ekonomi, seperti seberapa besar biaya yang dibutuhkan untuk mendukung kampanye atau waktu yang hilang karena harus pergi untuk memilih. Penelitian yang dipimpin ilmuwan politik Kevin Smith dari University of Nebraska-Lincoln ini adalah yang pertama melihat secara komprehensif pada sisi fisik dan emosional. Survei itu berisi 32 pertanyaan yang dibagi menjadi empat kategori: kesehatan fisik, kesehatan mental, perilaku, dan biaya sosial atau gaya hidup. Menurut Smith, stres adalah kondisi psikis yang berdampak buruk bagi kesehatan.
Source: Koran Tempo October 03, 2019 23:37 UTC