Hoaks merupakan kekacauan informasi yang sering dipahami sebagai misinformasi dan disinformasi. Sepanjang Desember 2018, frekuensi hoaks terkait isu politik menempati peringkat pertama (40.90%) sedangkan frekuensi hoaks SARA menempati posisi kedua (17%). Dari data tersebut, saya hanya ingin memberikan pemahaman tentang apa itu hoaks dan kekacauan informasi yang saat ini berkembang masif di Indonesia. Bagi saya, masyarakat tidak bisa 100 persen disalahkan atau dianggap sebagai penyebar hoaks atau menjadi pelaku murni kekacauan informasi. Saya hanya khawatir kekacauan informasi ini merambah pada bentuk aksi nyata dan membuat kondisi semakin chaotic.
Source: Republika October 03, 2019 23:26 UTC