Washington, Beritasatu.com - Hanya dalam sehari, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, harus menerima kenyataan pahit mendapat "tamparan" dari dua skandal besar yang dihadapinya. Marie Yovanovitch mengaku sangat terkejut karena mendapat informasi bahwa Presiden Donald Trump menyampaikan kepada pemerintah Ukraina bahwa perwakilan diplomatik resmi AS untuk Ukraina adalah pengacara pribadi Donald Trump, Rudy Giuliani. "Saya sangat prihatin dan merasa terancam dengan kata-kata presiden (Donald Trump, Red)," kata Marie Yovanovitch dalam laporan yang dikutip CNN, Senin (4/11/2019). Menurut Marie Yovanovitch, pernyataan Donald Trump tersebut telah memotong fungsi dan tugas diplomat AS di Ukraina. Sejumlah pengamat menilai, skandal pajak dan penyelidikan pemakzulan akan menjadi tantangan terberat Donald Trump, untuk meyakinkan rakyat AS, terkait pencalonannya kembali di Pemilu AS 2020.
Source: Suara Pembaruan November 05, 2019 08:15 UTC