Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, surplus APBN per Juni 2023 mencapai Rp 152,3 triliun (0,71 persen dari PDB). Surplus itu berasal dari pendapatan negara Rp 1.407,9 triliun yang lebih besar daripada belanja negara yang mencapai Rp 1.255,7 triliun. Meski demikian, Ani –sapaan Sri Mulyani– menjelaskan bahwa salah satu komponen pendapatan negara, yakni penerimaan pajak, mengalami tren melambat. Pada awal 2023, penerimaan pajak masih mencatatkan pertumbuhan yang tinggi sebesar 48,7 persen. "Dari belanja K/L ini, yang menonjol adalah belanja untuk persiapan pemilu, pembangunan IKN, dan pembangunan infrastruktur prioritas," ungkap bendahara negara tersebut.
Source: Jawa Pos July 25, 2023 14:04 UTC