BRI sebagai bank terbesar di Indonesia telah memiliki pusat data atau repositoryREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kolaborasi berbagai pihak dalam penyediaan layanan digital terus dilakukan demi meningkatkan perlindungan terhadap pengguna. Melalui kerja sama antarlembaga, keamanan data masyarakat dapat lebih terjamin, dan potensi terjadinya tindak pidana penipuan (fraud) bisa diminimalisir. Selama ini, BRI sebagai bank terbesar di Indonesia telah memiliki pusat data atau repository berdasarkan kerja sama perusahaan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pembuatan pusat data tersebut harus diperluas ke depannya untuk menghadirkan perlindungan menyeluruh terhadap seluruh pengguna layanan digital, baik yang dilayani oleh perbankan, perusahaan tekfin, atau pelanggan marketplace. Alasannya, selama ini masih banyak masyarakat yang mengalami kendala pasca mengganti nomor telepon karena layanan perbankan yang mereka akses masih terdaftar di nomor lama.
Source: Republika March 26, 2021 10:18 UTC