Oleh: Dr. Adian Husaini (Ketua Umum DDII)Di kalangan ilmuwan pengkaji Al-Qur’an dan Bibel, sudah lazim dijumpai adanya pemahaman, bahwa antara Al-Quran dan Bibel memiliki konsep yang berbeda. Stephen Suleeman), yang diterbitkan oleh Badan Penerbit Kristen (BPK) Gunung Mulia, dijelaskan tentang perbedaan antara karakter teks Bibel dengan teks Al-Quran. Jadi, berbeda dengan sifat lafadz Al-Quran, Bibel memang ditulis oleh para penulis Bibel. Karena yang dianggap merupakan wahyu Tuhan adalah makna dan inspirasi dalam Bibel – dan bukan teks Bibel itu sendiri – maka kaum Kristen tetap menganggap terjemahan Bibel dalam bahasa apa pun adalah firman Tuhan (dei verbum). Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam pun, kata Kiai Ahsin, tidak pernah mengklaim diri sebagai orang yang berbicara di dalam Al-Quran, sehingga pernyataan Panji Gumilang tidaklah tepat dan cenderung menyesatkan umat.
Source: Republika July 20, 2023 22:08 UTC