Tentara Myanmar berjalan di sepanjang jalan selama protes terhadap kudeta militer di Yangon, Myanmar, 28 Februari 2021. Kedua negara itu pada Kamis, 25 Maret 2021, menjatuhkan sanksi dengan memasukkan dalam daftar hitam sejumlah bisnis, yang dikendalikan oleh militer Myanmar. Di Washington, Menteri Keuangan Amerika Serikat mengumumkan telah menjatuhkan beberapa sanksi ke Myanma Economic Holdings Public Company Limited (ed. correct) dan Myanmar Economic Corporation Limited. Sedangkan Uni Eropa pada Senin, 22 Maret 2021, mengumumkan telah menjatuhkan sanksi kepada 11 individu di Myanmar dan berharap bisa menjatuhkan sanksi kepada sejumlah konglomerat di sana segera.
Source: Koran Tempo March 26, 2021 03:56 UTC