Ada Upaya Hilangkan Jejak Sejarah Islam di Malta - News Summed Up

Ada Upaya Hilangkan Jejak Sejarah Islam di Malta


Pada 870 hingga 1091 Masehi, Mdina menjadi pusat ibu kota pemerintah Muslim di Malta. Menurut penulis sejarah dan ahli geografi Arab, Muhammad bin Abd al-Munim al-Himyari, penulis kitab al-Rawd al-Mitar, setelah serangan dan penaklukan Muslim, Malta tidak berpenghuni. Umat Islam yang berada di Malta tetap diizinkan beribadah sesuai agamanya hingga abad ke-13. Ibnu Khaldun menulis bahwa Islam di Malta diusir pada 1249. Profesor Godfrey Wettinger juga menguatkan bahwa tahun tersebut tak satu pun Muslim Malta yang bebas hidup di sana, bahkan mereka menjadi budak.


Source: Republika July 23, 2017 16:07 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */