REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada abad ke-20, situasi politik yang terjadi di Malta berpengaruh pada terjadinya pernikahan campuran antara orang malta dan Arab. Pada 1973, World Islamic Call Society meminta sebidang tanah di Kordin, Malta, untuk mendirikan pusat Islam. Pemerintah Malta mengizinkan pembangunan pusat Islam. Pusat Islam tersebut diberi nama Pu sat Islam Paola. Di sebelah gedung ini juga di bangun sekolah Muslim yang disebut sekolah Maryam al-Batool.
Source: Republika July 23, 2017 15:56 UTC