batampos – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepri memprediksi risiko inflasi pada Januari 2022 diperkirakan sedikit berkurang dan masih berada di rentang sasaran inflasi. Wakil Ketua TPID Provinsi Kepri, Musni K Atmaja, mengatakan, ada beberapa risiko inflasi yang harus diwaspadai antaran lain yakni:1. Ia menjelaskan, sehubungan dengan hal tersebut, upaya pengendalian inflasi oleh TPID akan terus difokuskan untuk memastikan ketersediaan stok menjaga kelancaran distribusi dan memastikan keterjangkauan harga. Terkahir yakni pengembangan cabai hijau dan replikasi Proliga cabai merah bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota batam serta BPTP Kepri. “Dalam jangka panjang TPID memandang upaya untuk meningkatkan produktivitas petani dan nelayan perlu tersu dilakukan agar dukungan terhadap pengendalian inflasi dapat semakin optimal,” katanya.
Source: Jawa Pos January 04, 2022 10:59 UTC