Penjelasan :Beredar sebuah unggahan di jejaring sosial Instagram yang mengeklaim bahwa udara kotor di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta disebabkan oleh chemtrail, yakni jejak yang tampak di belakang pesawat terbang saat sedang mengudara. Faktanya, klaim yang menyatakan bahwa udara kotor di DKI Jakarta disebabkan oleh chemtrail adalah keliru. Dilansir dari jalahoaks.jakarta.go.id dan cekfakta.tempo.co, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geo?sika (BMKG) menjelaskan bahwa menurunnya kualitas udara di DKI Jakarta disebabkan oleh kombinasi antara sumber emisi dari kontributor polusi udara. PM2,5 itu sendiri merupakan partikel polutan berukuran 2,5 mikron/mikrometer yang dapat masuk ke paru-paru maupun aliran darah sehingga menyebabkan permasalahan kesehatan yang serius. Deputi Bidang Klimatologi BMKG Urip Haryoko menyebutkan bahwa isu chemtrail sampai saat ini masih diklasi?kasikan sebagai teori konspirasi.
Source: Koran Tempo May 29, 2023 04:06 UTC