Yayasan Reog Ponorogo: Citra Negatif Sebabkan Gemblak MenghilangMinggu, 16 Juli 2017 | 10:17 WIBSejumlah penari menampilkan tari Reog Ponorogo saat mengikuti Festival Reog Nasional (FRN) di atas Panggung Utama Alun-alun Ponorogo, Jatim, Sabtu (2/11). ANTARA/Fikri YusufTEMPO.CO, Ponorogo – Tari jathil dalam kesenian Reog Ponorogo yang dulu dimainkan laki-laki dengan gaya kemayu diganti dengan penari perempuan. “Karena penari jathil laki-laki semakin berkurang,’’ kata Ketua Yayasan Reog Ponorogo, Budi Satrijo, Ahad, 16 Juni 2017. Baca: Antara Soiman, Warok dan ReogKarena itu, Yayasan Reog bersama sejumlah pihak terkait terus berupaya memunculkan gemblak kembali. Budi menegaskan, upaya itu bukan untuk menyuburkan citra negatif, yakni tentang homoseksual antara gemblak, warok, dan pemain reog.
Source: Koran Tempo July 16, 2017 03:11 UTC