REPUBLIKA.CO.ID, CIAMIS -- Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Hidayat Nur Wahid menolak tegas wacana penghapusan pasal KUHP tentang penistaan agama. Ia pun heran dengan usulan penghapusan pasal KUHP belakangan ini, karena sebelumnya tidak pernah ada masalah. Pria yang akrab disapa HNW itu juga khawatir, apabila pasal penistaan agama dihilangkan maka berpeluang memunculkan para penista agama. "(pasal) Penista agama kalau dihilangkan bahaya bagi pancasila karena masih ada pasal saja ada yang nistakan, gimana kalau pasal tidak ada? "Kami tolak inisiasi (penghapusan pasal penistaan agama), kalau akan lewat jalur revisi KUHP sudah telat, kaena ketika di komisi II tidak ada permasalahan, ini belakangan saja munculnya," jelasnya.
Source: Republika May 13, 2017 09:22 UTC