KOMPAS.com – Sebuah kisah yang dijuluki Layangan Putus ramai menjadi pembicaraan publik. Tagar tersebut terkait tentang cerita perselingkuhan. Melansir dari Psichology Today trauma akibat perselingkuhan serupa Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Baca juga: Kisah Layangan Putus dan Perdebatan Pelakor, Bukti Masyarakat Masih Bias GenderLantas bagaimana cara mengatasi trauma akibat perselingkuhan? Melansir dari Perspective Troy, ada beberapa cara yang bisa Anda coba untuk mengatasi trauma akibat perselingkuhan, diantaranya:1.
Source: Kompas November 05, 2019 00:00 UTC