JAKARTA-RADAR BOGOR, Perdagangan nilai tukar mata rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih berpotensi melemah karena kecemasan para investor terhadap kebijakan moneter di AS. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah saat ini berada di level Rp 14.310 per dolar AS. Sementara, dari faktor dalam negeri sendiri, para investor turut mencermati perkembangan dan mewaspadai dampak yang ditimbulkan oleh kasus Covid-19 varian Omicron. Ariston memperkirakan, ruang gerak mata uang Garuda kemungkinan bergerak melemah ke kisaran 14.350 dengan potensi support di kisaran 14.280. “Masih mewaspadai perkembangan kasus covid-19 terutama varian Omicron yang sudah mulai meningkat,” pungkasnya.
Source: Jawa Pos January 05, 2022 07:33 UTC