JawaPos.com – Unjuk rasa di Irak makin masif dan panas. Pada Minggu (3/11) malam waktu setempat, puluhan demonstran menyerang kantor konsulat Iran di Kota Suci Syiah, Karbala. Unjuk rasa masif di Irak yang berakhir rusuh di Irak digelar untuk memprotes sistem politik pascaperang. Hal tersebut memaksa pasukan keamanan melepaskan tembakan ke udara dan gas air mata. Dalam pernyataannya, Perdana Menteri Irak Adel Abdul-Mahdi menyebut aksi unjuk rasa telah mengubah demonstrasi menjadi “festival rakyat” yang menyatukan bangsa dan “penjahat”.
Source: Jawa Pos November 04, 2019 10:38 UTC