Kapolri bahkan menyindir, usai ujian praktik pembuatan SIM bisa jadi pemain sirkus karena mampu mengendarai kendaraan secara zig-zag dan angka delapan. "Saya minta Kakor (Kakorlantas) tolong untuk lakukan perbaikan, yang namanya angka 8 itu masih sesuai atau tidak. Dikutip dari Kompas.com, pengamat transportasi Djoko Setijowarno mendukung sikap Kapolri yang meminta Korlantas mengevaluasi materi ujian praktik SIM). Menurut Djoko, materi mengemudi secara zig-zag dan angka 8 dalam ujian praktik SIM C cukup berlebihan. “Zig-zag, angka 8 itu seolah-olah mengajarkan orang untuk balapan, atau jalannya berlubang.
Source: Kompas June 24, 2023 14:26 UTC