NEW YORK, KOMPAS.com — Perusahaan teknologi penyedia transportasi Uber dikabarkan bakal menjual bisnisnya di Asia Tenggara kepada perusahaan serupa asal Singapura, Grab. Asia merupakan kawasan yang keras bagi Uber, di mana layanan-layanan serupa bertaraf regional secara konsisten mengalahkannya. Adapun di India, platform taksi daring Ola melahap 3 persen pangsa pasar Uber hanya pada paruh kedua tahun 2017. Bulan lalu, Uber juga memperoleh investasi 1,25 miliar dollar AS dari SoftBank dan menjadikannya pemegang saham terbesar. Rajeev Misra, yang bergabung pada jajaran direksi Uber sebagai bagian dari kemitraan dengan SoftBank, menyatakan bahwa Uber fokus utmanya di AS dan Eropa.
Source: Kompas February 18, 2018 22:18 UTC