HONGKONG, KOMPAS.com - Pada Selasa (2/8/2016), Hongkong menjadi kota mati setelah angon topan Nida menghantam sambil membawa hujan deras. Namun, pemandangan unik terlihat ketika para pecandu Pokemon Go, dengan berbalut jas hujan tetap nekat menembus hujan dan angin kencang demi mencari Pikachu dan kawan-kwan. Jumlah itu jauh di bawah jumlah penerbangan di hari normal yang bisa mencapai 1.100 penerbangan. Maskapai penerbangan Hongkong Cathay Pacific dan anak perusahaannya, Dragonair menunda semua penerbangan dari dan ke kota itu selama 16 jam sejak pukul 22.00 Senin malam hingga Selasa pukul 14.00. Jalan-jalan utama Hongkong sepi karena para siswa dan pekerja memilih tinggal di rumah sementara angkutan publik seperti bus dan kereta api dioperasikan dengan sangat terbatas.
Source: Kompas August 02, 2016 05:26 UTC