Terutama utang jangka pendek dan kenaikan biayanya akibat inefisensi dan dugaan praktek budaya korupsi diinternal PT Garuda Indonesia yang sudah berlangsung lama. Akan tetapi dari sisi kelemahan terlihat sangat banyak, begitu pula dari sisi ancaman yang sudah sangat tinggi. Namun sayangnya, hal itu tidak ada di Garuda saat ini. "Nah di sinilah letak permasalahan di Garuda saat ini. Padahal Garuda saat ini benar-benar membutuhkan pemimpin yang service oriented dan berani menjalankan creative destruction.
Source: Jawa Pos June 15, 2017 03:45 UTC