REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Badan intelijen Israel, Mossad, memiliki rencana untuk memicu protes publik Iran yang akan menyebabkan runtuhnya pemerintahan Teheran. David Barnea, kepala Mossad, bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu beberapa hari sebelum AS dan Israel memulai perang mereka terhadap Iran. Meski ada keraguan di antara beberapa pejabat senior Amerika dan intelijen militer Israel soal penggulingan rezim Iran. Menurut pejabat AS dan Israel, janji-janji Mossad digunakan oleh Netanyahu untuk meyakinkan presiden AS bahwa runtuhnya pemerintahan Iran adalah sesuatu yang mungkin. Dalam konsep rencana tersebut, perang akan dimulai dengan pembunuhan para pemimpin Iran, diikuti oleh serangkaian operasi intelijen yang dimaksudkan untuk mendorong perubahan rezim.
Source: Republika March 24, 2026 06:12 UTC