REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK — Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperingatkan bumi kini menyerap lebih banyak panas daripada yang dilepaskan. “Jika kita beralih ke El Niño, kita akan melihat peningkatan suhu global lagi, dan berpotensi mencetak rekor baru,” kata John Kennedy. WMO mencatat panas laut hingga kedalaman 2 kilometer mencapai rekor tertinggi tahun lalu. Gelombang panas ekstrem di barat daya Amerika Serikat bahkan mencapai lebih dari 40 derajat Celsius, jauh di atas rata-rata. Analisis ilmuwan menunjukkan kondisi panas ekstrem tersebut hampir tidak mungkin terjadi tanpa pengaruh perubahan iklim akibat aktivitas manusia.
Source: Republika March 24, 2026 05:46 UTC