Teror terhadap konten kreator yang kritis terhadap kekuasaan kini bukan lagi sekadar kabar mengejutkan. Demokrasi yang selama ini dielu-elukan sebagai ruang aman kebebasan berpendapat justru memperlihatkan wajah sebaliknya ketika suara kritis dibalas intimidasi. Seperti dikutip Tribunnews.com (2/1/2026), Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menilai maraknya teror terhadap konten kreator dan aktivis sebagai tanda kemunduran peradaban politik Indonesia. Teror dan intimidasi terhadap konten kreator pada dasarnya merupakan bentuk kekerasan negara yang bekerja secara senyap. Teror terhadap konten kreator adalah alarm keras bagi bangsa ini.
Source: Koran Tempo January 16, 2026 11:06 UTC