Teror Bom Terjadi Lagi, Sistem Deteksi Dini Intelijen Dipertanyakan - News Summed Up

Teror Bom Terjadi Lagi, Sistem Deteksi Dini Intelijen Dipertanyakan


JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu menilai teror bom bunuh diri di Gereja Santo Yosep, Medan, Sumatera Utara, tidak akan terjadi apabila sistem deteksi dini dari pihak intelijen berjalan baik. (Baca: Pelaku Teror di Gereja Medan Tak Rencanakan Bom Bunuh Diri)Apalagi peristiwa ledakan bom bukan yang pertama kali terjadi di Indonesia. Menurut ade seharusnya aparat penegak hukum, khususnya pihak kepolisian, dapat melakukan deteksi dini terkait teror bom di Medan pada hari Minggu kemarin. (Baca: Masinton: Teror Bom di Medan Tak Bisa Dikaitkan dengan Persoalan Agama)Sebelumnya diberitakan percobaan bom bunuh diri terjadi di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan Dr Mansur Medan, Minggu (28/8/2016) pagi. Kompas TV Pelaku Teror di Gereja Medan Berusia 18 Tahun


Source: Kompas August 29, 2016 07:41 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */