Hal itu dia sampaikan untuk menanggapi isu reshuffle kabinet yang kembali berhembus kencang dalam sepekan terakhir. Jadi tidak ada alasan bagi NasDem untuk menarik diri dari koalisi itu,” kata Ali kepada Tempo, Ahad, 25 Desember 2022. Akan tetapi desakan terhadap NasDem untuk keluar dari koalisi pemerintahan sebenarnya sudah terjadi sejak Oktober lalu, saat mereka mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden. Jika menteri NasDem terkena reshuffle kabinet karena tidak mampu mengemban tugas, kata dia, maka hal itu murni karena alasan kebutuhan kabinet, alih-alih alasan politik. “Bahwa nanti dalam perjalanannya ada menteri NasDem yang direshuffle karena tidak mampu mengemban tugas untuk membantu pemerintah, itu hal yang berbeda.
Source: Koran Tempo December 26, 2022 09:39 UTC