REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar menanggapi persoalan guru honorer madrasah yang kembali mencuat di tengah publik, termasuk kalangan pesantren. Menurut dia, masalah yang berkaitan dengan upaya menyejahterakan guru honorer tidak hanya terjadi di satu daerah, melainkan hampir merata di berbagai wilayah Indonesia. Ia menjelaskan, jumlah guru honorer di bawah Kementerian Agama (Kemenag) RI mencapai sekitar 700 ribu hingga nyaris 800 ribu orang. Karena itu, penyelesaian soal nasib kalangan guru tersebut memerlukan sikap saksama dan proses yang bertahap, termasuk dalam hal anggaran. Ia mencontohkan sejumlah kemajuan yang telah dilakukan, seperti penguatan struktur kelembagaan pesantren dan peningkatan kuota Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Source: Republika February 06, 2026 14:23 UTC