TEMPO.CO, Jakarta - Pernyataan Rumah Sakit Polri Kramatjati soal kematian Maulana Suryadi dinilai praktisi hukum Bambang Widjojanto memiliki konflik kepentingan. Bambang menyatakan pernyataan rumah sakit polri memiliki konflik kepentingan karena ada dugaan Maulana merupakan korban tindak kekerasan aparat kepolisian saat membubarkan demonstran. Ibu Maulana, Maspupah, menyatakan tak percaya dengan ucapan polisi bahwa anaknya tewas karena sesak nafas. Meski mengetahui Maulana memiliki penyakit asma, menurut Maspupah, jenazah anaknya penuh dengan memar seperti bekas benturan benda tumpul. Menurut dia, seharusnya Komnas HAM dan Kompolnas bisa menjadi pihak yang menjernihkan masalah ini dengan mengusut penyebab kematian Maulana.
Source: Koran Tempo October 04, 2019 08:26 UTC