REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Satu minggu sudah agresi AS-Israel melawan Iran yang telah menjerumuskan Timur Tengah ke dalam kekacauan. Alih-alih bisa memenangkan perang dengan lekas Presiden Donald Trump kewalahan menghadapi semakin banyak risiko dan tantangan untuk menerjemahkan keberhasilan militer menjadi kemenangan geopolitik. Ini adalah skenario yang dihindari Trump selama dua masa jabatannya di Gedung Putih. Seorang perempuan Iran menangis saat berkumpul di Lapangan Enqelab, Teheran, Iran, Ahad (1/3/2026), untuk mengekspresikan duka cita atas syahidnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Meskipun ada kritik dari beberapa pendukung Trump yang menentang intervensi militer, sejauh ini sebagian besar anggota gerakan Make America Great Again (MAGA) mendukung Trump dalam kaitannya dengan Iran.
Source: Republika March 08, 2026 06:13 UTC