Selat Hormuz Ditutup, Pasar Minyak Hadapi Risiko Resesi Dunia - News Summed Up

Selat Hormuz Ditutup, Pasar Minyak Hadapi Risiko Resesi Dunia


Iran merupakan produsen minyak terbesar keempat di OPEC dengan produksi sedikit di atas 3 juta barel per hari pada Januari. Republik Islam tersebut memiliki garis pantai di Selat Hormuz, jalur perairan terpenting dalam perdagangan minyak global. Pasar minyak selama ini cenderung mengabaikan risiko gangguan pasokan di Timur Tengah. Harga kontrak berjangka minyak mentah kemungkinan naik 5 hingga 7 dolar AS per barel saat perdagangan dibuka pukul 18.00 waktu timur AS (ET) pada Ahad, seiring pasar mulai memperhitungkan risiko tersebut. Iran dapat mencoba menekan Presiden Donald Trump dengan membuat Selat Hormuz tidak aman bagi lalu lintas komersial, yang berpotensi mendorong harga minyak menembus 100 dolar AS per barel, kata McNally.


Source: Republika March 01, 2026 18:24 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */