SEMARANG, KOMPAS.com - Melihat sikap politik dan pidato Ketua Umum PDI Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri dalam HUT ke-50 partai, Pengamat Politik Universitas Diponegoro (Undip), Teguh Yuwono menyebut Ganjar Pranowo tak diberi angin atau porsi. Pasalnya, bila Mega menunjukkan perhatian kepada Gubernur Jawa Tengah itu, maka dapat menyebabkan posisi politik putrinya, Puan Maharani merosot. Sehingga di tengah situasi dilematis antara Ganjar dan Megawati, Mega harus menentukan pilihan. “Karena (ini) sebuah sign atau tanda politik bahwa Megawati sebenarnya sedang mempersiapkan Puan Maharani menjadi presiden,” ujar Teguh melalui sambungan telepon kepada Kompas.com, Senin (16/1/2023). Sementara untuk Ganjar, menurutnya Ganjar tidak cukup percaya diri menerima pinangan atau permohonan partai lain untuk menjadi presiden, karena tentu harus dengan izin Megawati.
Source: Kompas January 16, 2023 10:47 UTC