TEMPO.CO, Jakarta - Bahrain dan Israel akhirnya meneken komunike bersama pada Ahad kemarin sebagai tindak lanjut atas normalisasi hubungan. Dengan ditekennya hal tersebut, maka kedua negara secara resmi sudah menjadi rekan diplomatik dan bisa memulai menggelar kerjasama bilateral. "Kami diterima dengan tangan terbuka, kehangatan, dan ramah," ujar Ben-Shabbat yang menanti kehadiran delegasi Bahrain di Israel juga. Banyak dari mereka merasa kesepakatan Israel dan Bharain sama saja dengan mengorbankan Palestina. Dan, kata mereka, normalisasi hubungan dengan Israel tidak mengubah komitmen Bahrain soal Palestina.
Source: Koran Tempo October 19, 2020 05:26 UTC